Jumat, 22 Mei 2009

Pelatihan Anyaman Kayu


Penanggung jawab kegiatan ini adalah Dinas Perindagkop Propinsi Sulawesi Tengah. Dalam mendukung pelaksanaan RPJMD maka arah dan kebijakan pembangunan sektor industri Sulawesi Tengah kedepan diselaraskan dengan kebijakan pembangunan industri nasional serta sejalan dengan UU nomor 32 tahun 2004 tentang otonomi daerah dan juga tetap memperhatikan semangat dan aspirasi yang berkembang di masyarakat. Maksud dari pelaksanaan Kegiatan Kerajinan Kayu adalah selain untuk memanfaatkan bahan limbah kayu yang selama ini dianggap tidak mempunyai nilai jual tinggi juga tidak kalah pentingnya untuk memberdayakan perempuan atau gender dalam membantu pendapatan keluarga dan membekali ilmu pengetahuan pada pemuda pemudi putus sekolah sehingga tentunya dapat menumbuhkan unit – unit usaha baru khususnya dalam bentuk anyaman kayu yang berupa tikar, sajadah dll, dan dengan pelaksanaan kegiatan ini juga bertujuan untuk dapat menyatukan serta kerjasama yang baik bagi para peserta yang terdiri dari berbagai Jenis kelamin, agama dan daerah asal yang merupakan daerah imbas dari dampak kerusuhan ( Poso, Parigi Moutong dan Palu ). Tujuan dari pelatihan ini adalah membekali para peserta dengan proses produksi dan anyaman kayu serta desainnya sehingga secara tidak langsung akan membuka lapangan kerja baru disektor kerajinan kayu yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan perajin dan keluarganya, serta membangun dan menata kembali hidup para masyarakat daerah imbas kerusuhan dan tentunya juga memanfaatkan sumber bahan limbah yang banyak tersedia di Sulawesi Tengah. Kegiatan Pelatihan Kerajinan Kayu diharapkan akan adanya produk baru berupa Anyaman kayu seperti tikar, sajadah dll di beberapa Kabupaten /Kota dengan penciptaan 20 orang perajin anyaman kayu dari berbagai daerah. Pelatihan anyaman kerajinan kayu ini di Hotel Alugoro Kab Poso, tanggal 27 November – 1 Desember 2008, peserta 20 orang laki-laki 3 orang perempuan 17 orang (terdapat peserta pemuda perempuan 6 orang, Ibu-ibu 11 orang), dengan biaya Rp. 61.716.000 (Enam puluh satu juta tujuh ratus enam belas ribu rupiah). Kegiatan Pelatihan Kerajinan Kayu diharapkan akan adanya produk anyaman kayu di beberapa Kab/Kota, serta terciptanya pasar ekspor untuk produk tersebut. Dalam kegiatan Pelatihan kerajinan kayu sasarannya adalah para ibu-ibu rumah tangga dan pemuda pemudi putus sekolah sehingga nantinya dapat membantu pendapatan keluarga serta tumbuhnya unit usaha baru dari kelompok ibu-ibu RT dan pemuda pemudi putus sekolah.



Tidak ada komentar: